Tugas
Review Movie : I am Sam
Oleh
Sri Hildayati
1335116028
I am Sam adalah film drama keluarga Amerika dirilis pada tahun 2001 yang ditulis dan sekaligus di sutradarai oleh Jessie Nelson. Bercerita mengenai seorang ayah yang mengalami mental retarded atau tuna grahita bernama Sam. Sam diperankan oleh Sean Penn memperjuangkan hak asuh terhadap anaknya Lucy yang diperankan secara apik oleh gadis kecil berusia belia Dakota Fanning. Film yang juga ditulis oleh Kristine Johnson ini berhasil menjadi inspirasi , motivasi maupun pelajaran-pelajaran berharga bagi siapa saja. Jessie Nelson adalah seorang co-writer dan produser terkenal. Jessie Nelson memulai karirnya sebagai filmmaker ketika dia menciptakan sebuah dokumenter My First Time yang mengantarkan dia menjadi seorang director bergengsi. Jessie menikah dengan seorang pembuat film juga bernama Bryan Gordon dan tinggal di Los Angeles bersama putri mereka Molly June Gordon. Ketika naskah untuk film ini ditulis, Jessie nelson bersama Kristine Johnson melakukan penelitian terhadap orang-orang yang mengalami keterbelakangan mental seperti tokoh “Sam” dalam film ini. Mereka mengunjungi organisasi nirlaba LA . Ini merupakan salah satu alasan mengapa film I am Sam berdurasi 2 jam ini sukses. Karena mungkin study kasus yang mereka teliti terlebih dahulu.
Kisah ini
berawal dari kehadiran seorang bayi perempuan di kehidupan Sam yang dia beri
nama Lucy Diamond Dawson terinspirasi dari lirik lagu The Beatels. Sam adalah
seorang laki-laki yang bekerja di sebuah Caffe Starbuck Coffe yang menyandang keterbelakangan
mental. Beberapa saat setelah bayi itu dilahirkan, Ibunya pergi meninggalkan
dia begitu saja. Dengan kasih sayang tulus dia merawat bayinya dengan kemampuan
apa adanya. Berbelanja perlengkapan bayi, mengenakan popok, memberi susu dan
lain sebagainya dilakukan sendiri.
Sam memiliki
kelompok sahabat-sahabat yang sangat baik dan selalu membantunya dalam
kesusahan. Kelompok ini terdiri dari Robert, Ifty, Brad, dan Joe. Ifty
diperankan oleh aktor Doug Hutchinson, wataknya dalam film ini memiliki
gangguan perhatian defisit yang serius yaitu memiliki keterpusatan tertentu dalam
keheningan dan kekacauan,(ADD) dia cenderung berlebihan dalam menceritakan
sesuatu. Robert diperankan oleh aktor Stanley Desantis sangat piawai
meminkan sosok overprotective, kekhawatiran
atau paranoid yang berlebihan. Hal itu dapat terlihat dari sikapnya yang
waspada, meneliti setiap tingkah yang orang lain lakukan, mencurigai Rita
pengacara Sam saat di wawancarai, dan meneliti semua kegiatan di ruang
sidang. Sedangkan Brad dan Joe, benar-benar dimainkan oleh aktor dengan
cacat mental yang nyata, Joseph Rosenberg (mental retarded) dan Brad Allan
Silverman yang menderita Down Sindrom. Mereka mempunyai kebiasan Video Night setiap
malam Kamis di rumah Sam. Karaoke setiap hari Jumat Makan bersama di IHOP
setiap hari Rabu. Itu mereka lakukan setiap minggu rutin.
Suatu malam Lucy
menangis sejadi-jadinya dan Sam tidak
mengetahui apa yang harus dia perbuat. Hal itu didengar oleh tetangga
nya Annie yang mengalami “Agoraphobic” yaitu suatu kondisi dimana seseorang
merasa kekhawatiran yang berlebihan dan suka panik atau mungkin takut dalam
keramaian. Annie menelpon Sam dan menanyakan apa yang dia lakukan kepada
bayinya sehingga dia menangis seperti itu. Akhirnya Annie menyuruh Sam membawa
bayi itu ke rumahnya dan memberikannya penjelasan bagaimana memberi makan kepada
bayi. Bahwa bayi butuh makan satu kali per dua jam. Annie menjelaskan dengan
cara agar Sam mengerti yaitu dengan mengkondisikan waktu acara di televisi.
Semakin
hari Lucy pun semakin besar Ketika Sam bekerja dia menitipkan Lucy kepada annie.
Lucy tumbuh menjadi gadis cantik dan pintar. Bahkan Lucy memiliki kapasitas
kecerdasan lebih dari Sam. Dia mempunyai pertanyaan-pertanyan jenius seperti
kenapa bulan mengikutinya ke rumah, kenapa ada salju,kenapa orang botak dan
sebagainya. Sam sebagai seorang ayah dengan keterbatasan yang dia miliki
menjawab seadanya sesuai apa yang dia pikirkan. Sam sebagai seorang ayah mental
retarded mampu merawat,membesarkan dan mendidik putri nya menjadi seorang putri
yang cerdas,penuh dengan keingintahuan yang besar dan menerima semua kekurangan
ayahnya dengan ikhlas. Dia mendidik nya dengan menyuruh mengerjakan tugas
sekolahnya setiap malam, membaca bahkan dia sendiri tidak kesusahan membaca apa
yang dibaca Lucy itu. Jika Lucy menolak untuk tidak mau membaca dia akan tegas
sebagai seorang ayah tapi dia tidak memarahi Lucy, dia hanya memberikan alasan
yang membuat Lucy semakin menyayangi ayahnya mengapa dia ingin Lucy melakukan
itu.
Sebagai seorang ayah Sam merawatnya
dengan penuh kasih sayang dari lubuk hatinya. Sam selalu membacakan buku cerita
yang telah dihafalnya berjudul “Green Egg and Ham by Dr.Seuss”. Tokoh
dalam buku juga bernama Sam.
Suatu hari saat
membeli sepatu sekolah Lucy karena ia akan mulai bersekolah. Sam tidak anya
berdua dengan Lucy tapi ditemani oleh sahabat-sahabatnya. Mereka semua berpartisipasi
, saling memilihkan sepatu yang cocok untuk Lucy. Disini ditemukan adegan lucu
dari para sahabat-sahabat Sam yang juga mengalami beberapa macam hambatan. Brad
menawarkan Lucy dua sepatu bewarna pink,salah
satu diantaranya dilengkapi dengan cahaya-cahaya jika di hentakkan. Ifty juga
tak kalah untuk memberikan saran kepada Lucy, dia memperlihatkan sepatu bewarna
pink lengkap dengan filosofinya mengapa dia memilihkan yang itu. Joe juga
menawarkan dengan ekspresinya yang tenang sepatu hitam highheel untuk
dewasa.Yang terakhir Robert dengan wajah paranoidnya menawarkan sebuah sepatu
untuk dewasa.Akhirnya Lucy memutuskan dan memilih sendiri sepatu yang
disukainya.
Disini
terlihat sekali kepedulian sahabat-sahabatnya kepada Sam dan Lucy. Klimaks dari
bagian adegan ini adalah saat pembayaran sepatu. Sam tidak mempunyai cukup uang
untuk harga sepatu itu. Namun sahabat-sahabatnya saling membantu dengan
mendonasikan uang yang mereka miliki agar mencapai harga yang
ditetapkan.Sahabat-sahabat Sam mendukungnya baik dari segi emosional, tenaga
dan juga financial. Melihat hal itu , sang penjual pun terharu,itu terlihat
sekali dari ekspresi wajah yang dia tampilkan. Mereka pun pulang dengan balon
yang mereka dapatkan dari penjual sepatu.
Sam adalah sosok seorang ayah yang
menerima setiap perilaku baik anaknya. Dia tidak ingin memaksa kan
kesempurnaan. Terlihat saat hari pertama Lucy sekolah dan melakukan presentasi
di depan kelas. Dapat dibedakan dengan sosok ayah dari teman Lucy di sekolah
saat anaknya presentasi, anaknya salah dalam melakukan presentasi , ayahnya
malah marah dan menekan anaknya supaya tampil sempurna. Hal itu dapat
mempengaruhi emosi sang anak sehingga menjadi tidak baik.
Begitulah Sam
mendidik putrinya dengan kasih sayang yang besar. Karena Lucy sangat menjaga
perasaan ayahnya,dia bahkan tidak mau membacakan buku mengenai mengapa manusia
berbeda. Lucy mempunyai sifat bijak dan pengertian,sabar dan kasih sayang yang
besar. Lucy dapat mengendalikan dirinya ketika Sam mengamuk saat mereka makan berdua
di restoran lain selain tempat yang biasa mereka kunjungi. Sam meminta makanan
seperti yang biasa dimakan di IHOP, tapi restoran tersebut tidak dapat
menyediakan. Saat pesta Halloween Lucy merasa sedih dan marah karena
teman-temannya mentertawakan ayahnya yang mental retarded. Namun Lucy tetap
mencintai ayahnya dan bangga karena tidak ada ayah yang sanggup seperti ayahnya
seperti bermain ke taman dan lain sebagainya.
Konflik di Film
ini dimulai ketika pesta kejutan ulang tahun Lucy ke tujuh yang dibuat oleh Sam
dibantu oleh para sahabat-sahabat dan lainnya. Saat membuka pintu Lucy melihat
ayahnya didorong hingga terjatuh. Ayahnya didorong karena menyentuh Conner agar berada pada posisi surprise. Namun
Conner marah dan merasa keadaan Sam tersebut (mental retarded) memindah. Ayah
Conner pun marah dan mendorongnya. Conner berbohong dengan mengatakan bahwa
Lucy mengatakan kepadanya bahwa Sam bukan ayahnya tapi dia di adopsi. Lucy
kemudian lari karena belum siap dengan hal itu. Hal itu disaksikan oleh Loretta
Devine seorang wanita dari dinas sosial yang pernah ditemui Sam di kantor
polisi saat Sam terjerat kasus dengan wanita penghibur. Dinas sosial
perlindungan anak menilai bahwa ini sebuah kasus yang cukup serius dan perlu
ditangani oleh negara. Menurut mereka Lucy yang semakin tumbuh menjadi dewasa
perlu mempunyai orang tua asuh, karena Sam yang mempunyai kapasitas IQ dibawah
Lucy yaitu dibawah anak usia 7 tahun takkan mengerti membesarkan seorang anak
yang lebih cerdas dari dia. Sam pun dibawa ke dinas sosial untuk selanjutnya diteliti.
Lucy pun ditangkap dan dibawa secara terpisah. Untuk mendapatkan kembali hak
asuhnya terhadap Lucy, Sam harus menyewa seorang pengacara untuk
memperjuangkannya.
Sam menemukan
seorang pengacara wanita yang cerdik,super sibuk, seorang ibu yang tidak
mempunyai waktu bersama putranya dan kurang memberikan perhatiannya, seorang
istri yang ditinggal suaminya karena kesibukannya. Pengacara wanita tersebut
bernama Rita Harrison yang diperankan dengan piawai oleh aktris Michelle
Pfeiffer. Rita tampil dengan kehidupan yang mewah dan sombong. Karena sikap
pamer dan kesombongan kepada teman-temanya dia terjebak untuk menjadi pengacara
pro bono (sukarela) untuk Sam, yang pada awalnya dia tidak bersedia karena Sam
tidak sanggup untuk membayarnya perjam. Tapi akhirnya Rita pun luluh dan belajar
dari kehidupan Sam. Dia mendapat pelajaran berharga selama menjadi pengacara
pro bono untuk Sam. Rita sangat cerdik menjawab dan memberikan statement di
persidangan pengembalian hak asuh Sam terhadap Lucy. Rita memberikan jasanya
secara gratis , bersabar dalam sela sela waktunya yang begitu sangat padat,
mencoba mencari fakta dan dukungan terhadap kasus yang dialami Sam. Dia mencoba
meminta kesaksian dan dukungan dari sahabat-sahabat Sam tentang mengapa Sam
pantas jadi seorang ayah dari Lucy. Namun hal itu tidak berhasil karena
alasan-alasan yang diberikan sahabat-sahabatnya ini tidak tepat. Dia mencoba
meminta Sam untuk mencarikan saksi yang lulusan dari perguruan tinggi atau yang
bekerja secara implisit maksudnya mencari seorang yang memiliki kapasitas
orang-orang pada umumnya yang bisa mengarahkan pembicaraan . Sam meminta
bantuan Annie, tapi Annie khawatir dia tak kan bisa melakukannya. Namun
akhirnya karena kecintaannya kepada Lucy dia datang ke persidangan. Rita sangat
pintar untuk melawan semua statement yang diberikan lawannya Mr. Turner yang
diperankan oleh Richard Schiff yang mempunyai statement pedas yang pada akhir
persidangan memberikan pertanyaan-pernyataan yang sangat menyudutkan sisi ke
emosionalan seorang Sam, sehingga Sam kehilangan kendali dan menjadi kacau.
Pada akhirnya pun mereka tidak berhasil memenangkan hak asuh nya terhadap Lucy.
Hak asuh Lucy jatuh ke tangan orang tua angkatnya Randy Carpenter yang diperankan
oleh aktris Laura Dern. Karena ikatan
kasih sayang anatara orang tua dan anak Sam dan Lucy tidak dapat dipisahkan.
Meski hak asuh nya telah jatuh ke tangan orang lain, Sam dan Lucy masih saja
tetap bersama. Sam akhirnya membeli rumah di dekat rumah orang tua asuh Lucy
dan memiliki pekerjaan baru yaitu perawat anjing. Setiap malam pun Lucy tetap
bolak-balik ke rumah Sam memanjat jendela nya. Sampai-sampai akhirnya Randy
orang tua asuh Lucy mengaku dan menyerahkan Lucy kembali kepada Sam dengan
syarat dia tetap ikut berpartisipasi merawat Lucy sampai besar.
Klimaks dari
Film ini Sam menjadi wasit di pertandingan futsal Lucy yang dihadiri oleh
seluruh sahabat-sahabat dan orang-orang yang telah Sam kenal. Lucy membuat goal
dan Sam menggendong Lucy dan membawanya berlari karena kegembiraannya.
Pengambilan gambar dan diiringi musik yang bagus mendukung suasana menjadi haru
dan bahagia.
Film ini
mempunyai plot yang bagus, alur cerita yang terarah. Kata-kata dialog yang luar
biasa yang memiliki nilai esensi tersendiri. Mulai dari pengambilan gambar oleh
cammeramen, musik yang menggugah emosional dan actor actor yang memerankan
setiap tokoh sangat baik. Setiap adegan yang mempunyai makna dan pengajaran
menjadi kunci keindahan film ini. Dialog dan kata-kata yang bermakna di film
ini, dan dimainkan oleh aktor aktor yang mampu mengelola perannya dengan sangat
baik, membawa kita seakan-akan masuk kedalam fim ini. Animasi gambar,musik dan
kamera nya yang sangat baik ikut mendukung kesuksesan dalam film ini. Di setiap
adegan yang ditampilkan tidak ada yang sia-sia semuanya mempunyai esensi
tersendiri. Sehingga Film ini dapat menjadi nominasi di Academy Award dan
mengantarkan actor utamanya Sean Penn
menjadi actor terbaik di AcademyAward, serta Dakota Fanning juga menjadi
the best young actrees untuk the best peformance.
Sayangnya film
ini sedikit membuat saya bingung terhadap ceritanya seperti Rebecca itu istri
Sam atau tidak. Dan Lucy itu anak kandung dari Sam atau Lucy adalah anak dari
perempuan yang telah ditemukannya hamil. Satu hal lagi yang membuat saya
bingung adalah kelompok teman-teman Sam yang terdiri dari lima orang,
Sam,Ifti,Joe,Robert,dan Brad. Tapi pada saat video night pertama ke rumah Sam
saat pertama Lucy hadir di rumahnya ada 5 orang temannya yang berkunjung yang
kelihatannya mengalami Down Sindrom juga seperti Brad. Padahal di pintu masuk
ke rumah Sam pertama kali hanya ada 4 orang yang berdiri disana,tapi akhirnya
ketika duduk diruangan Sam mereka ada 5 dan 6 dengan Sam. Hal itu yang membuat
saya sedikit bingung dan tidak film ini tiak menjelaskan siapa namanya. Dia
yang mengatakan bahwa Lucy terlihat sangat cantik.
Film ini
mengajarkan bagaimana orang tua terhadap anaknya. Disini dapat dilihat
bagaimana kapasitas intelektual atau IQ seseorang tidak menghambat kasih sayang
yang diberikan orang tua kepada anaknya, dan juga kasih sayang kepada orang
lain. Dia akan memeluk setiapp wanita yang dilihatnya menangis. Seperti yang
diungkapkan Lucy ketika Mr.Turner memberikan sebuah statement bahwa ia akan
mendapatkan lebih dari apa yang ayahnya berikan. “All you need is love”. Hal
pokok setiap anak yang dibesarkan orangtuanya adalah membutuhkan kasih sayang.
Dan seorang mental retarded tidak terhalang memeberikan hal itu..
I am sam adalah
sebuah gambaran kehidupan orang yang mengalami keterbelakangan mental atau tuna
grahita dan juga disleksia. Itu terlihat saat perilaku dia yang menganga jika
berfikir, berteriak dan berputar-putar serta mengulang-ngulang kata. Dia juga
susah membaca saat membacakan buku pelajaran milik Lucy.
Kita patut belajar dari Sam dan
rekan-rekannya. Mereka yang mengalami suatu hambatan yang diberikan oleh sang
pencipta dapat melakukan aktifitas dengan senang dan tanpa mengeluh. Dengan
keterbatasan yang mereka miliki mereka mempunyai jiwa kemanusiaan yang murni,
membantu satu sama lain dengan jiwa keikhlasan yang mereka miliki.
Secara
keseluruhan I am sam adalah memberikan pesan kepada orangtua-orangtua dan guru,
bagaimana untuk menjadi seorang pendidik yang baik itu atau goodparent yaitu its
about constancy, and its about patience,and its about listening and its about
pretending to listen aven when you can’t listen anymore,and its about love.
Sebuah petikan yang di ucapkan Sam saat di persidangan memperjuangkan hak asuh
terhadap putrinya. Itu mengenai keteguhan dan kesetiaan, kesabaran dalam
mendidik dan menyayangi, mendengarkan dan pura-pura mendengarkan bahkan ketika
kamu tidak bisa mendengar sama sekali, dan itu mengenai cinta dan kasih sayang
yang diberikan secara tulus kepada anak. Tidak terbatas oleh kapasitas
intelektual (IQ) seseorang.
Film ini
menggugah hati saya dan semakin menguatkan untuk berada di jurusan pendidikan
luar biasa ini. Saya yakin terhadap jurusan ini karena disini masih dibutuhkan
banyak orang untuk membantu memperjuangkan hak-hak mereka orang-orang
berkebutuhan khusus. Selain untuk mendapatkan pekerjaannya mudah karena guru
untuk sekolah-sekolah luar biasa saat ini sangat dibutuhkan, saya ingin
merasakan bagaimana mengajar yang sebenar-benarnya.Karena dorongan dan dukungan
dari guru-guru saya lebih memilih untuk meninggalkan jurusan gizi dan memilih jurusan pendidikan luar biasa.Awalnya
keluarga sempat menolak tapi akhirnya memberikan izin dan dukungan. Karena saat
berkunjung ke rumah teman saya,kebetulan disamping rumahnya itu ada sekolah SLB
C Tunagrahita. Saya melihat kondisi sekolahnya yang serba kekurangan. Mulai
dari fasilitasnya, gurunya dan bahkan metode pembelajarannya. Melihat mereka
belajar dan diajarkan gurunya saya tertarik untuk ikut mengajar mereka.
Paradigma masyarakat
terhadap orang yang berkebutuhan khusus ini masih buruk, seperti buku dan beberapa film yang telah saya tonton mengenai special needs ini. Untuk itulah saya
berusaha meyakinkan kepada setiap orang yang bertanya untuk mengubah persepsi
mereka terhadap orang-orang ini. Saya bertekad akan selalu berada di jalur ini,
dan melanjutkan nya ke jenjang yang lebih tinggi jika tamat nanti. Saya juga
mempunyai niat untuk meneliti bagaimana kondisi pendidikan khusus di luar
Indonesia.
Dari dukungan keluarga dan guru-guru
saya yakin dengan jurusan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar